05 September 2007

Geomatika6.Blogspot Out of Trouble, Thanks God !

Alhamdulillah, Thanks God, that finally Geomatika6.blogspot reviewed by Google and was freed from accusion as being 'potential 'spam blog'. Below i forward the email from Google Help saying this:

---------- Forwarded message ----------
From: Blogger Help <support@blogger.com>
Date: Sep 5, 2007 3:15 AM
Subject: Re: [#194533437] Blogger Beta non-spam review and verification request: http://geomatika6.blogspot.com/
To: "mervandi@gmail.com {U 323115196936 B 2401746568551990025}" < mervandi@gmail.com>

Hello,

Your blog has been reviewed, verified, and cleared for regular use so that
it will no longer appear as potential spam. If you sign out of Blogger and
sign back in again, you should be able to post as normal. Thanks for your
patience, and we apologize for any inconvenience this has caused.

Sincerely,
The Blogger Team

-------------- end message ---------------

But, i get this email after i erased many features that were available on Geomatika6.blogspot. Some of features i erased and unavailable any more at this blog were: a google adsense channel, the mostly views from MyBlogLog, blog counter, some banner from other blogs. I'm not quite sure whether it was because i erased those features from the blog or it was a common / usual process, that finally allow us -team blog- to post normally as before.
The most important thing is that it's not necessary for me to move this blog to my branded new blog at www.thegeom.com, and we still could get connected using geomatika6.blogspot.

Hereby, i announce that a new blog was born yesterday, given the name as www.TheGeom.com, i'd be glad if you're willing to visit thegeom.com . It is just another blog from geomatika6 member, that's me.

03 September 2007

Geomatika6.blogspot In Trouble

Mohon maaf atas judulnya. Tapi memang saat ini, saya tidak bisa melakukan posting di Geomatika6.blogspot.com, begitu juga dengan Kang Akhid Manhal, dimana setiap posting yang dibuat disimpan sebagai draft -yang berarti tidak akan tampak di blog ini. Hal ini dikarenakan blog kita: geomatika6.blogspot.com ini sedang dicurigai oleh GoogleBot (robotnya Google) sebagai 'Spam Blog', satu istilah yang baru saya ketahui. Untungnya, saya masih bisa posting via email (seperti saat ini).

Entah apa yang menyebabkan GoogleBot berfikir demikian. Di saat saya sedang berusaha untuk mengenalkan blog ini, agar lebih mudah dicari menggunakan search engine, tiba-tiba saja blog ini dikunci. Ya, dikunci sehingga tidak bisa posting, tetapi alhamdulillah, masih bisa melakukan pengaturan yang lainnya. Saya sudah minta agar blog geomatika6 ini tidak dikunci (unlock) ke Google, pada tanggal 1 September 2007, namun hingga sekarang belum ada jawaban.

Perlu teman-teman ketahui: membuat blog itu istilahnya seperti menaruh jarum di tumpukan berkampung-kampung jerami, sehingga kalau tidak rajin-rajin dikenalkan ke khalayak / komunitas internet, maka blog tidak akan dapat ditemukan. Untuk itu, saya kemarin-kemarin ini, rajin melakukan 'blog walking' (berkunjung ke blog2 lain), untuk mengenalkan diri dan meninggalkan jejak (agar pemilik blog yang lain tersebut mudah melakukan blog walking kesini). Saya juga mendaftarkan blog ini ke layanan pe-mopuler blog, seperti: Technocrati, MyBlogRoll, dan lainnya. Saya juga sudah menambahkan (mendaftarkan) blog ini ke Google dan Yahoo (istilahnya Add URL), sesuatu yang belum saya lakukan sebelumnya terhadap bisnis2 online saya. Intinya adalah: saya ingn blog geomatika6 ini menjadi semakin mudah dijangkau. Walaupun masih menemui beberapa kendala, diantaranya Prast (thanks to him) yang tidak dapat mencari blog ini melalui google search (ini setelah saya tambahkan blog counter di 'Anda pengunjung ke..').. keep trying ya Prast.. thank you.

Perkenalkan www.thegeom.com
Nah, pada kesempatan ini, dengan menimbang kondisi -blocking- ini, dan juga adanya niat untuk lebih mandiri, saya sudah mendaftar pada layanan blog berbayar dengan alamat www.thegeom.com. Harapannya, layanan berbayar ini, akan lebih memberikan ruang agar lebih leluasa untuk mengatur dan melakukan posting di kemudian hari. Blog www.thegeom.com ini, saat ini masih dalam tahap persiapan, diharapkan akan dapat 'on fire' pada akhir pekan ini. Sementara www.thegeom.com akan menjadi 'pairing partner' (teman seiring) bagi geomatika6.blogspot.com, namun apabila kondisi -blocking- ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin semua info dan aktivitas akan dipindahkan dan difokuskan kesana. Tidak dipungkiri bahwa nantinya ada selipan iklan / promosi yang mudah-mudahan dapat menutup biaya blogging disana, namun saya pastikan hal ini tidak akan mengurangi kenikmatan teman-teman semua dalam menikmati blogging seputar geomatika6. Sebagai awalan, saya infokan bahwa blog yang baru di www.thegeom.com akan berbasis pada software CMS open source WordPress. Software WordPress ini diakui sebagai media blogging yang sangat baik, walaupun dengan tingkat kerumitan yang lebih daripada blogspot ( blogger.com) ini.

Hope, everything is gonna be ok again, very soon.
(Nantikan postingan tentang Grade di DJP, yang menentukan besarnya TKPKN yang kita terima)

02 September 2007

Welcoming September 2007

I post this because some of my concerns about google policy on assuming this blog as SPAM BLOG.
This blog is a new blog -just established on July 2007. I want this blog to be able to give information to all of you. In doing so, i made many posts, i wrote most of them at home, then when i have time and money (to pay for several ours on internet cafe -warnet), i published them ot the next day. I usually move from one internet cafe to others, which comforts to my time and money.

But, since last week, i could not post any new posts to this geomatika6 blog, while i can post for my two other blogs. Google said, that this blog is categorized as 'spam blog', one new term for me. I, then claimed the google at 1st September 2007, and he apologizes. But, still now, i can't post new posts, i am just able to login, write some posts and save them as drafts. No confirmation, about when i will be able to post again to this blog. This all because of google bot -it's a robot, that tells the system about its judgements that a blog is a 'spam blog' or not.

I write this post, and realize that it just will be another draft to this blog. Soon, i will release this post after Google allows me to post the drafts.

30 Agustus 2007

Geomatika6 On Google Search

Iseng-iseng hari sabtu 25 Agustus 2007 kemarin, saya searching bersama kang Google untuk mengetahui kemudahan atau seberapa cepat atau di halaman berapa sih geomatika6.blogspot nongkrong di pencarian google. Saya masukkan keyword ‘geomatika’ (tanpa tanda petik) dan search. Ternyata, kang google menempatkan gomatika6.blogspot pada halaman kedua hasil pencariannya. (siiip !)

Apa artinya ini ?
Ini berarti bahwa geomatika6.blogspot akan lebih mudah nongkrong di halaman-halaman depan hasil pencarian search engine. Artinya, blog ini akan semakin mudah ditemukan oleh orang lain, dan itu berarti memperluas jangkauan blog geomatika6. Apalagi kalau kemudian postingannya sudah semakin banyak -tentunya dengan bantuan rekan-rekan sekalian. Sekedar info saja, setiap posting atau update berita, serta pemberian komentar pada blog akan selalu dipantau oleh Google –dan search engine lainnya. Sehingga semakin banyak posting dan semakin banyak komentar yang masuk, akan dapat meningkatkan popularitas blog, dan akan memperbaiki peringkat pencarian pada search engine. Apalagi, bila kemudian terhadap setiap postingan diberikan label yang sesuai. Label ini semacam pengelompokkan posting atau berita pada satu atau beberapa tema yang sama. Misalnya: label antar kita, geomatika, tausiah akan mengelompokkan (atau barangkali tepatnya meng-index) posting dalam satu atau beberapa kata yang sama. Anda dapat melihat di blog ini, bahwa terdapat beberapa posting yang bertemakan (ber-label) Antar kita atau geomatika atau lainnya. (mudah-mudahan ga’ tambah bingung).

Nah, -lanjut ya- sehari setelah itu, hari Minggu, saya coba tambahkan fitur baru pada geomatika6.blogspot berupa –semacam counter- yaitu Google Page Rank. Fitur ini berfungsi untuk memantau ranking blog di mata google. Harapannya adalah untuk memantau pergerakan / pertumbuhan ranking Google terhadap blog ini. Tapi apa hasilnya ? Tidak lama setelah tambahan fitur tersebut, saya lakukan search (googling) lagi dengan keyword ”geomatika”, dan ternyata hasilnya mengecewakan, geomatika6.blogspot tidak muncul juga sampai halaman 8 pencarian Google. Mungkin memang karena blog ini masih baru, dan traffic pengunjung belum begitu banyak, sehingga belum terangking oleh kang Google. So, akhirnya fitur –google rank- tersebut akhirnya saya hapus lagi. Dan ternyata geomatika6.blogspot dapat nongkrong di halaman 2 lagi. (Fuf.. rumit juga berurusan dengan kang Google ini).

Nah, kini teman-teman saya persilahkan untuk mencoba masuk ke blog ini, melalui pencarian google (Google search) terlebih dahulu, dengan menggunakan keyword 'geomatika'. Barangkali saja, teman-teman lupa dengan alamat blog yang panjang ini (http://geomatika6.blogspot.com). Cara baru ini akan membantu memperbaiki ranking / posisi blog ini dimata google dan search engine lainnya.

Memang sih, ada beberapa hal yang menyebabkan blog ini dapat nongkrong di halaman 2 google search dengan menggunakan keyword ’geomatika’, salah satu yang pasti adalah karena faktor nama blog yang mengandung kata ’geomatika’ (he.. he..), ditambah dengan label posting yang berjudul geomatika juga. Kedatangan anda ke blog ini melalui search engine terlebih dahulu, merupakan hal positif bagi blog ini di mata google. Minimal, ia akan mengira bahwa geomatika6.blogspot banyak dicari, sehingga mungkin suatu saat kang google berbaik hati untuk menaikkan rank blog ini.

[ga’ sadar sudah menginjak masalah SEO, search engine optimization]

Ebook Geodesi dan Geomatika

Iseng-iseng searching di google dengan keyword ‘geomatika’, akhirnya membawa saya mampir ke website geodesi UGM, geomatika UGM, dan geodesi geomatika ITB, silaturrahim. Alhamdulillah dari hasil silaturrahim tersebut, ada beberapa hal menarik yang akan saya posting di blog ini. Salah satu diantaranya adalah informasi tentang ebook geodesi dan geomatika berikut ini.

Sebagai hasil silaturrahim tersebut, saya menemukan links yang menyediakan resource –ebook- yang bisa didownload, free ! Nah, bagi teman-teman geodesi dan geomatika, dapat menambah pengetahuannya melalui ebook yang terdapat di website (subdomain) Geodesi ITB ini. Salah satu dari ebook tentang geodesi dan geomatika tersebut –berbahasa Indonesia- terdapat di webpages milik Prof. Joenil Kahar di http://geodesi-250.gd.itb.ac.id/etc/joenil's/index.htm yang terakhir diupdate bulan September 2003. Disana, disediakan link-link untuk mendownload ebook sesuai dengan temanya. Namun, kalau masih dirasa kurang, anda dapat maju satu folder ke depan, yaitu di: http://geodesi-250.gd.itb.ac.id/etc/joenil's/ untuk mendownload isinya. Halaman ini lebih mirip windows explorer (folder) yang berisikan daftar file pada hardisk. Tinggal pilih mana yang anda inginkan, just klik, maka proses download akan berjalan.

Kalau misalnya, ebook yang tersedia di links di atas masih kurang juga, anda bisa maju satu folder lagi, yaitu di (http://geodesi-250.gd.itb.ac.id/etc/). Disini, terdapat banyak resource yang bisa anda download. Tinggal klik saja, mana yang anda inginkan. Saya berasumsi bahwa ebook tersebut sah untuk di download dan sah untuk digunakan sewajarnya. Terbukti dengan dibukanya akses ke link / folder tersebut.

Terima kasih Profesor !
[mau download juga untuk tambahan koleksi dan pengetahuan]

Bikin Buku Atau Ebook ?

Lho kok judulnya ini sih ? saya khan mau baca tentang geomatika ?
He.. he.. geomatikawan juga manusia mas mbak. Geomatikawan pastinya punya uneg-uneg atawa kemampuan yang belum tersalurkan, alias mampet atau memang masih diumpet. Salah satu kemampuan itu adalah buat makalah atau tulisan, yang kalau beratus-ratus lembar, akan bisa menjadi buku. Contohnya alumnus geomatika6 -dan angkatan2 yang lain tentunya-, pasti sudah mampu untuk bikin buku. Ya, buku teks, bukan buku tulis. Buku teks seperti punyanya Mbah Aronoff atau penulis yang lain (cuma beda kualitas aja kali...:)).
Kalau anda mau, peringkas lagi aja tuh tesis yang kemarin sudah dibuat, atau bahkan yang diringkas skripsinya aja plus ditambahi info-info yang up to date, jadi deh buku karangan anda sendiri.
Nah, setelah buku (mungkin draft ya.. karena belum difinalisasi atau dicetak) anda selesai. Anda bisa saja mencetak contohnya (biar jadi portofolio) dan anda tawarkan di penerbit-penerbit buku yang jumlahnya banyak banget. Pasti mereka (penerbit) akan mau (guaranteed), mengingat bidang geomatika ini masih langka buku rujukannya. Jangankan buku rujukan sekelas GISnya Aronoff, buku yang bertema ilmiah populer pun masih sedikit. Saya baru menemukan satu buku yang membahas tentang Google Earth, itupun bentuknya buku saku dengan ketebalan sekitar 150 halaman, dengan harga 20ribuan. Kalau buku yang tentang GIS (murni) sih sudah lumayan banyak, rata-rata adalah pembahasan pada penggunaan software, misalnya: SIG Menggunakan MapInfo, SIG menggunakan AutoCad, SIG menggunakan ArcView, dsb. Belum ada judul buku yang mirip atau mendekati judul-judul tesis yang fantastis dan applicable serta contoh-contoh dan data yang 'beneran', seperti (tesis atau skripsi) yang anda buat.
Pikirkan saja ini: setahu saya tidak ada yang menulis buku dengan judul berbau fuzzy logic untuk pemrosesan citra digital. Apa artinya ini ? Bagi saya ini berarti peluang (positif thinking), para geomatikawan disuguhi peluang besar untuk menjadi penulis-penulis besar di Indonesia. Lihat saja, siapa yang tidak kenal dengan Bapak Edy Prahasta, yang menulis buku tentang SIG -dengan banyak variannya, atau Bapak Hasanuddin Z. Abidin yang menulis tentang GPS dan sudah diterbitkan oleh penerbit di Bandung.
Mungkin anda berfikir (don't alias jangan !), bahwa langkanya buku tentang geomatika adalah karena tidak ada pasar (konsumen)nya, tidak ada yang tertarik dengan geomatika. Kalau pendapat anda seperti ini, ada kemungkinan bahwa anda terkena apa yang disebut oleh Bapak Basu Swastha Darmmesta (Dosen Pemasaran Properti Fakultas Ekonomi UGM) sebagai 'Marketing Myopia' atau 'rabun jauh pemasaran', yaitu ketidakmampuan melihat kedepan secara jauh terhadap peluang pemasaran di masa yang akan datang. Saya teringat dengan cerita dua orang penjual sepatu yang dikirimkan ke Afrika untuk melihat peluang pasar sepatu disana. Penjual pertama melihat tidak ada peluang sama sekali bagi produk sepatu akan diterima di Afrika karena disana tidak ada seorang pun yang memakai sepatu. Sedangkan penjual kedua mengatakan bahwa peluang produk sepatu diterima di Afrika sangat sangat luas dan terbuka, karena ternyata yang membutuhkan sepatu sangat banyak -yaitu orang Afrika yang tidak / belum memakai sepatu tersebut.
Kembali ke buku (printed version) atau ebook (digital version). Mana yang anda pilih (dengan asumsi bahwa anda sudah setuju akan membuat atau sudah punya draft buku yang sudah siap cetak) ?

Mari kita lihat -secara simple saja- keuntungan dan kelemahan keduanya:
1. Buku (printed version)
a. Sudah pasti anda saat ini tidak mempunyai perusahaan penerbit / percetakan sendiri, sehingga anda harus mengikuti format yang ditentukan oleh penerbit-penerbit buku. Dan ini akan menjadi merepotkan untuk usaha yang baru pertama dilakukan.
b. Beberapa penerbit mengerjakan semuanya, sedangkan anda hanya membuat tulisannya saja (contohnya: BPFE –kalau tidak salah); sementara penerbit yang lainnya akan menerbitkan saja -dengan sentuhan akhir yang minor, dan penulis melakukan semuanya -layout, format, dsb. Nah, anda bisa menimbang susah senangnya menerbitkan buku melalui penerbit.
c. Berapa yang anda dapat ? Rata-rata penerbit akan memberikan royalti sebesar 10% dari harga jual buku anda. Jadi kalau harga buku anda 100ribu rupiah, maka anda akan menerima royalti sebesar 10ribu rupiah; kalau buku anda dijual seharga 20ribu, maka royaltinya adalah 2ribu rupiah perbuku (lumayan). Tapi kalau anda benar-benar penulis handal, royalti anda bisa lebih dari 10% atau minimal anda bisa nego, karena pastinya banyak penerbit yang ingin menerbitkan buku anda (persaingan usaha dan agak jual mahal lah). (Saya tidak tahu, mungkin ini sebabnya buku sekarang tebalnya minta ampun dan harganya pun luar biasa). Beberapa penerbit mungkin akan menawarkan untuk membeli hak patent (hak cipta) anda dengan sistem beli putus. Artinya, penerbit akan membeli hak cipta anda dengan harga tertentu, dan kemudian menerbitkan buku anda tanpa memberi royalti atas buku yang laku di pasaran -berapapun jumlahnya. Biasanya ini dilakukan penerbit apabila penulis masih dalam tahap 'bertumbuh', atau penerbit tidak / kurang melihat pasar yang akan menyerap buku tersebut. Terkadang terdapat pengembangan, bahwa penerbit akan memberikan tambahan royalti kepada anda, apabila buku anda mencapai 'hit' tertentu yang ditetapkan / disepakati.
d. Anda tidak perlu pusing memasarkan buku anda, karena semuanya sudah dilakukan oleh jaringan pemasaran penerbit. Anda tinggal memantau jumlah penjualan dan menghitung royalti yang anda terima bila buku anda mengalami beberapa kali cetak ulang. (Benar-benar pasif income, bikin buku sekali, income dari royalti seumur hidup, bahkan sampai ke anak cucu).
f. Anda bisa memajang buku anda di rak buku anda atau mengabadikannya di ruang tamu sebagai kebangaan atas pencapaian anda, dan ini bisa jadi akan memberi inspirasi bagi orang-orang di sekitar anda.
g. Kesuksesan selalu menarik gerbong kesuksesan selanjutnya. Artinya: motivasi untuk membuat buku lagi akan semakin meningkat manakala buku anda sudah ada yang sukses diterbitkan (apalagi mencapai 'hit' dengan dicetak berulang-ulang kali).
h. Asumsi di postingan ini berdasar pada: bahwa anda akan menulis hanya bidang geomatika saja. Padahal bidang yang bisa ditulis sangat luas (seperti di blog ini yang tidak melulu bicara tentang geomatika an sich), jadi peluang anda sangat terbuka.

2. Ebook (digital version)
a. Ebook saat ini sedang trend. Artinya penerimaan konsumen terhadap ebook semakin membaik dari waktu ke waktu. Walaupun untuk membacanya masih memerlukan perangkat tambahan, namun saat ini hal itu 'no problemo any more'. Orang justru merasa keren bila membaca ebook di saat menunggu bis, atau sedang dalam perjalanan. Atau malah saya pernah melihat orang mengaji (membaca Alquran) melalui perangkat genggamnya (HP symbian) di masjid. Ini membuang keraguan beberapa orang tentang efektifitas ebook. Saya adalah pemburu ebook dari dulu. Bahkan sekarang ada perpustakaan yang isinya ebook dan produk digital lainnya. Saya pernah menjadi anggota 2 perpustakaan yang di amrik atau di luar negeri sono, yang 'meminjamkan' ebook.
b. Di jaman komputer ini, dapat dipastikan draft tulisan anda tersimpan dalam bentuk digital -di hardisk laptop, di flash disk, di MMC, dsb. Biasanya dalam format word. Nah, anda tidak perlu pusing-pusing harus mencetak tulisan yang beratus-ratus halaman itu dengan gambar / grafik yang full colour, untuk kemudian diajukan ke penerbit untuk diuji laik cetak atau tidak (belum tentu penerbit menyetujui pada penyerahan draft pertama, itupun syukur kalau disetujui). Nah, anda dapat menjadi penerbit anda sendiri. Tinggal tentukan format ebook yang anda kuasai, misal: PDF atau EXE (executable file), gunakan tool yang tepat.. Jreng, jadi deh anda sebagai penulis sekaligus penerbit buku-buku anda sendiri. Bagaimana dengan privacy, hak cipta, dsb ? Tidak ada bedanya dengan hardcopy (printed book), ebook juga rawan terhadap pelanggaran hak cipta. Tapi toh, ini tidak mengurangi penulis yang ingin mnerbitkan bukunya. Pastinya ada beberapa cara untk melindungi hak cipta digital anda, namun itu tidak dibahas disini (lain kali insya Allah agar anda sering2 berkunjung kesini :)).
c. Royalti ? sayangnya tidak ada pembagian royalti di ebook -kecuali oleh perusahaan2 yang sungguh-sungguh real bonafide dengan sistem yang rumit serumit-rumitnya. Sebagai ganti tidak adanya pembagian royalti ini, anda dapat memperoleh keuntungan 100% dari hasil penjualan ebook anda, ya 100%. Jika ebook anda laku dijual dengan harga 100ribu, maka royalti anda adalah nol rupiah, tapi keuntungan (atau mengkin lebih tepatnya pendapatan) anda adalah 100ribu pula. Kecuali anda ingin memanfaatkan para reseller online / digital yang dengan senang hati memperluas jangkauan pemasaran anda tanpa batas (baca: via internet) dengan memberikan bagi pendapatan: bisa 50 : 50 atau berapapun anda yang memutuskan. Intinya adalah anda yang memegang kendali atas produk anda, dan bukan penerbit, termasuk kendali pemasarannya.
d. Bagaimana memasarkannya? Sebenarnya mempunyai produk itu sama saja antara produk digital dengan produk non digital, dalam hal ini ebook dengan printed book. Pemasarannya bisa melalui jalur real maupun jalur maya internet. Bisa secara offline maupun online, mulai dari brosur2 hingga talk show atau bedah bukunya. Saat ini, perkembangan bisnis sangat cepat, begitupun varian-varian modelnya. Saya kemarin membeli dua buah cd yang berisi ebook: satu tentang CMS Wordpress yang powerful untuk blogging, dan satu lagi tentang berbagai ebook -ada motivasi Gede Prama, ada bisnisnya, ada tips komputernya, macem-macem deh. Satunya saya beli (saya tahu produknya) dari internet, satunya dari media cetak. Jadi, tidak ada perbedaan yang siknifikan berkaitan dengan promosi produk.
e. Berapa harganya ? Mungkin ini yang agak sulit bagi saya untuk berpendapat / menuliskannya disini. Namun, kebanyakan penjualan paket ebook itu dikemas dalam bentuk cd atau bentuk link atau halaman download di internet. Biasanya memang ebooknya tidak dijual sendiri, melainkan secara paket -bersama ebook-ebook yang lain. Tapi, apa yang anda takutkan ? Banyak sekali produk digital -ebook- yang tersedia free di internet, dan bahkan memberikan sekaligus 'Resell Right'nya. 'Resell Right' (atau hak menjual kembali) berarti bahwa pemilik -bukan penulis lho- ebook itu (apakah dari download gratis atau membeli) berhak untuk menjualnya lagi baik sebagai produk tersendiri atau sebagai bonus bagi produk (ebook) utamanya, tergantung pada term and condition pada ebook itu sendiri. Penulis dari ebook yang free tersebut biasanya lebih senang apabila namanya dikenal oleh banyak orang sedunia, atau websitenya dikunjungi oleh para pengunjung yang hendak mendownload bukunya. (Kepuasan tersendiri istilahnya).
f. Hebatnya ebook adalah: siapapun dapat membuat ebooknya sendiri, tidak peduli apakah ia seorang 'geek' (ahli), atau pemula sekalipun. Ebook merangsang orang -juga geomatikawan- untuk membuat dan menerbitkan bukunya sendiri, terserah apakah untuk berbagi ilmu semata, ataupun untuk keperluan bisnis (alias dijual), tidak ada yang melarang. Ebook juga multi fungsi, disamping sebagai sharing pengetahuan, sumber pendapatan, ebook juga sarana memperkenalkan diri yang lebih intensif daripada printed ebook (hal ini karena sering kali jumlah halaman pada printed book dibatasi oleh penerbit).
g. Apa kelemahan ebook ? Selalu ada dua sisi mata uang khan ? Ya, apa yang menjadi keunggulan ebook, pada taraf tertentu juga merupakan kelemahannya. Seperti kualitas produk, karena tidak adanya 'sparing partner' (seperti peran penerbit bagi printed book) dalam kontrol kualitas, maka bisa jadi ebook tersebut berisi tulisan dan keterangan-keterangan yang dangkal dan kurang profesional. Sisi pemasarannya juga dapat menjadi kelemahan ebook, dimana di jaman yang sudah computerized ini, masih banyak juga orang yang belum mempunyai perangkat pengakses ebook atau kalaupun ada, ia tidak tertarik untuk terus terusan melototi perangkat digitalnya untuk membaca ebook. Dan seterusnya, dan seterusnya.

Sebagai informasi, beberapa penulis ebook (website) yang sukses di Indonesia bisa anda lihat disini: www.formulabisnis.com, www.bursabisnis.com. Belum lagi situs-situs penjual ebook yang laris dari ebook bisnis sampai ebook tentang formula kesehatan pria. Banyak deh.. Saya tahu, karena saya adalah pemburu ebook.
Inti dari postingan ini adalah: mengajak masyarakat / komunitas / apapun namanya yang berkaitan dengan geomatika untuk berani mengadu nasib dengan menulis buku. Seberapa bonafide anda, akan dapat dinilai dari content buku atau ebook anda. Orang akan menilai keseriusan / profesionalisme anda, serta kepedulian anda dalam menyebar luaskan geomatika melalui buku / ebook anda. Tidak peduli apakah anda merasa nyaman dengan format printed book atau ebook digital. Tidak peduli apakah anda melakukannya untuk bisnis atau untuk sebar pengetahuan semata.
Pada kesempatan ini, saya, mervandi, mengucapkan selamat kepada Bapak I Made Andi Arsana atas diterbitkannya buku bertajuk 'Memanfaatkan Fitur-fitur Google dan "Batas Maritim Antarnegara - Sebuah Tinjauan Teknis dan Yuridis " (buku sangat baru -fresh).
Saya setuju bahwa Kang Google sangat bersahabat dengan geomatika. Buktinya adalah produk2 -software- google banyak yang mendukung geomatika, seperti: Google Earth dan Google Map, serta bersedianya Kang Google menerima saya sebagai salah satu mitra bisnis Google Adsense-nya. (Baca posting saya berikutnya tentang Kang Google Sahabat Geomatika, insya Allah).
Sebagai hadiah bagi anda, penikmat geomatika6.blogspot dan penghargaan bagi geomatikawan penulis ebook: saya akan postingkan khusus untuk anda, beberapa ebook tentang geodesi dan geomatika disini.

[sebagai penyemangat untuk mulai melamar penerbit agar mau menerbitkan buku saya 'Gabungkan Saja ! Teknik Mail Merge pada Microsoft Office' yang dibuat setahun lalu.. kalau tidak ada yang minat.. ya tinggal ebook kan aja :)]

[Menulis blog adalah menguras energi, kalau anda suka postingan ini, berikan komentar anda dan / atau donasikan dana anda untuk anak yatim dan kaum dhu'afa di Kecamatan Jati, Kudus -untuk kepentingan pendidikan]

18 Agustus 2007

Fitur Tambahan Geomatika6.Blogspot

Suatu blog memiliki kesamaan dalam banyak hal dengan website. Blog memiliki -hampir- semua yang dimiliki oleh website. Namun blog mempunyai updating informasi -yang dikemas dalam bentuk posting- yang jauh lebih cepat daripada website. Blog juga memungkinkan setiap pengunjung untuk memberikan komentar pribadinya pada setiap postingan yang ada, dan ini menambah interaktifitas antara blog, pengelola / pemilik blog, dengan pengunjung / penikmat blog.

1. Blog Counter
Nah, untuk mengetahui jumlah pengunjung blog ini, seperti halnya di website, maka saya tambahkan suatu 'blog counter' di bagian kiri bawah blog ini, yang akan merekam jumlah pengunjung / penikmat blog ini. Walaupun agak terlambat menambahkannya, namun saya kira blog counter ini akan tetap bermanfaat.

2. Google Search
untuk menambah kenyamanan Anda, pengunjung blog ini, Anda dapat memanfaatkan fitur Google Search, yang saya jamin berfungsi penuh (fully functional), karena didukung oleh Google sendiri. Adakalanya mungkin, Anda teringat untuk mencari informasi tentang sesuatu, manakala Anda sedang menikmati blog ini. Nah, anda tinggal memasukkan kata pencarian Anda dan klik, maka Anda akan memperoleh informasi sama dengan apabila anda membuka Google Search di http://www.google.com. Jadikan fasilitas web search ini, sebagai mesin pencari utama Anda.

Beberapa fitur tambahan insya Allah akan saya tambahkan disini, namun karena keterbatasan kemampuan, maka entah fitur apa dan kapan, saya tidak tahu. Yang pasti, jadikan http://geomatika6.blogspot.com ini sebagai bookmark dalam browser Anda, sehingga Anda dapat dengan mudah mengunjungi blog ini tanpa harus mengetikkan alamat http://geomatika6.blogspot.com setiap kali anda online.

Update 21 Agustus 2007:
3. Yahoogroups